Results for 'Setyo Wibowo'

10 found
Order:
  1. Negara-Pancasila menurut Driyarkara, melacak asal-usul dan artinya.A. Setyo Wibowo - 2018 - In F. Wawan Setyadi & A. Sudiarja (eds.), Meluhurkan kemanusiaan: kumpulan esai untuk A. Sudiarja. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
    No categories
     
    Export citation  
     
    Bookmark   1 citation  
  2.  7
    Manusia Sebagai “Kami”Menurut Plotinos.A. Setyo Wibowo - 2020 - Diskursus - Jurnal Filsafat dan Teologi STF Driyarkara 13 (1):25-54.
    Abstrak: Bertitiktolak dari teori Prosesi (proodos) realitas, Plotinos menyatakan bahwa manusia adalah sebuah pluralitas, sebuah “kami,” di mana sebagai bagian utuh dari realitas, jiwa manusia merangkumi di dalamnya ketiga hipostasis intellingibel (Yang Satu, Intellek, Jiwa). Kesatuan aktual manusia dengan dunia intelligibel diungkapkan Plotinos dalam doktrinnya yang kontroversial tentang bagian jiwa manusia yang tidak turun ke dunia. Pemikiran Plotinos ini merupakan rangkuman orisinal atas ajaran-ajaran Platon tentang imortalitas jiwa, doktrin hylemorfisme Aristoteles dalam ranah Fisika—kategori-kategori forma, materia, potentia actus, entelekheia, dan energeia, (...)
    No categories
    Direct download (2 more)  
     
    Export citation  
     
    Bookmark  
  3.  32
    Permasalahan Iman : Kritik Atas Iman Dalam Filsafat Barat dan Tawaran Jawaban.Setyo Wibowo - 2013 - Kanz Philosophia : A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism 3 (1):3.
    No categories
    Direct download  
     
    Export citation  
     
    Bookmark  
  4.  11
    A. Setyo Wibowo - Haryanto Cahyadi Mendidik Pemimpin dan Negarawan Dialektika Filsafat Pendidikan Politik Platon. Dari Yunani Antik Hingga Indonesia Yogyakarta: Penerbit Lamalera 2014, xvi+385 hlm. [REVIEW]Franz Magnis-Suseno - 2020 - Diskursus - Jurnal Filsafat dan Teologi STF Driyarkara 13 (2):270-275.
    Buku yang ditulis oleh Dr. A. Setyo-Wibowo (SW) dan Haryanto Cahyadi, M. Hum. (HC), dua-duanya dosen filsafat, yang satu di Jakarta, yang satu di Jayapura, ini betul-betul memperkaya pustaka tentang filsafat dalam bahasa Indonesia. Platon tetap salah satu filosof terbesar, kalau bukan filosof terbesar segala zaman. Dalam buku ini para penulis mengantar pembaca ke jantung filsafat Platon. Mereka melakukannya dengan membawa pembaca ke dalam teks-teks kunci Platon. Yang mereka angkat adalah pemikiran Platon tentang pendidikan. Pendidikan bukan salah satu (...)
    No categories
    Direct download (2 more)  
     
    Export citation  
     
    Bookmark  
  5.  2
    Medseba, meditasi Nusantara kuno.Setyo Hajar Dewantoro - 2016 - Pamulang, Tangerang Selatan: Javanica.
    On meditation practice in Indonesia related to Javanese philosophy.
    Direct download  
     
    Export citation  
     
    Bookmark  
  6.  4
    Sastrajendra: ilmu kesempurnaan jiwa.Setyo Hajar Dewantoro - 2018 - Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, Banten: Javanica.
    Javanese philosophy and teachings pertaining perfection of the soul.
    Direct download  
     
    Export citation  
     
    Bookmark  
  7.  8
    Konspirasi Media Massa Dan Pengembalian Bahasa Pada Hakikatnya : Sebuah Penerapan Metode Analisis Tindak Tutur Komunikasi.Wahyu Wibowo - 2014 - Kanz Philosophia : A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism 4 (2):175.
    No categories
    Direct download  
     
    Export citation  
     
    Bookmark  
  8.  11
    Turkic sultanates and female sovereign in islamdom.Hanafi Wibowo - 2016 - Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman 11 (2).
    No categories
    Direct download (3 more)  
     
    Export citation  
     
    Bookmark  
  9.  7
    _Sêrat Bayanullah_: A study of Raden Panji Natarata's thoughts on Javanese Sufism through classical Javanese literature.Mila I. Rahmawati, Wakit A. Rais & Prasetyo A. W. Wibowo - 2022 - HTS Theological Studies 78 (4):1–9.
    This study describes Raden Panji Natarata's thoughts as a humanist, poet and religious scholar who thinks that the concepts of Javanese Sufism and Islamic Sufism are two contradictory ideas. Raden Panji Natarata describes his ideas through the medium of têmbang macapat (Javanese song) in a classic Javanese literature entitled Sêrat Bayanullah. Sêrat Bayanullah, which is used as a source of data for this research, is a collection of the Pura Mangkunegaran library, Surakarta, with catalogue number A-393. The scope of this (...)
    Direct download (4 more)  
     
    Export citation  
     
    Bookmark  
  10.  4
    Hearing God’s call one more time: Retrieving calling in theology of work.David Kristanto, Hengki B. Tompo, Frans H. M. Silalahi, Linda A. Ersada, Tony Salurante, Moses Wibowo & Dyulius T. Bilo - 2023 - HTS Theological Studies 80 (1):6.
    Calling is a very important concept in Christianity. In the medieval era, calling was restricted to ecclesiastical work alone, a devotion to the life of contemplation. Ordinary work or physical labour was not considered qualified to be a calling. Martin Luther was the one who taught that the ordinary work of the ordinary people was also God’s calling and equally spiritual as the ecclesiastical work. However, Miroslav Volf, a Croatian theologian, criticised Luther that his view of calling was too static (...)
    Direct download (2 more)  
     
    Export citation  
     
    Bookmark